Senin, 22 September 2008

Bagaimana menulis Email yang menjual?

Bagaimana sih sebenarnya menulis email yang menjual? Berikut ini saya mencoba memberikan gambarannya.

1. Membuat judul email yang menarik perhatian.

Judul email adalah sangat penting dalam email marketing. Judul email adalah sama dengan Headline sebuah berita jika itu dikoran. Maksudnya, buatlah judul email anda menarik perhatian sang penerima email untuk membuka email anda. Buatlah penerima email anda menjadi penasaran dengan email yang anda kirimkan. Intinya Judul email sangat Penting dan prioritas! Jika anda gagal melakukan ini ...ya jangan berharap banyak email anda akan dibuka..:)

Yang penting jangan melakukan kebohongan dalam mengirim email, apa yang tertulis dijudul harus berhubungan dengan isi email. Sebab email marketing dibangun atas dasar kepercayaan dan berorientasi hubungan persahabatan jangka panjang, terutama dengan kastemer dan calon kastemer anda.

Dalam menulis judul hindari dengan megawali judul dengan tandan bintang (*), seru (!), tanya (?), dollar ($) dan simbul simbul lainnya. Biasanya judul seperti ini akan langsung didelet oleh si penerima, karena diindikasikan spam...ini kebiasaan yang saya lakukan :)

Oh ya jangan juga menggunakan email yang tidak jelas misalnya: scdjyghg@webanda.com ...biasanya saya juga langsung mendelet email seperti ini, mungkin anda juga kan? :)

2. Personalkan email anda kepada setiap individu (dengan
menyebut nama penerima email).

Usahakan menyebut nama si penerima email dalam email anda. Nama lengkap atau panggilan juga tidak masalah. Karena dengan menyebut namanya, penerima akan lebih akrab dan rasa personalitasnya terasa.

Misalnya: Apakabar Yanto? atau hallo Yanto? atau hai Yanto!...bagaimana menurut anda?

3. Ingatkan kepada mereka siapa anda, dan darimana anda
mendapatkan kontak dengan mereka.

Jika anda mengirim email kepada seseorang pertama kali, atau sudah lama tidak
mengontak mereka, segera ingatkan mereka siapa anda dan dari mana anda tahu email mereka dalam baris awal email anda.

Misalnya, "Saya Budi pemilik bengkel motor www.BengkelMotor.com, saya mendapatkan kontak email anda karena anda mengisikan pada kolom newsletter kami beberapa waktu yang lalu." Isi selanjutnya ikuti langkah berikutnya....

4. Ungkapkan keuntungan bagi penerima email pada baris atau
paragraf pertama.

Dalam email marketing, usahakan mendapatkan manfaat atau keuntungan jika seseorang menerima email dari anda. Dan keuntungan/manfaat yang mereka terima tulislah dalam paragraf pertama.

Misalnya : "Sebagai ucapan terimakasih karena telah mengunjungi website kami, silakan datang ke bengkel kami untuk mendapatkan service gratis hanya dengan membawa print out email ini."<---ini untuk kontak pertama kali.

Jika yang dikirimi adalah kastemer atau calon kastemer lama, bisa seperti ini : Bapak yanto, anda akan mendapatkan discount 50% ongkos service hanya dengan membawa print out email ini. Tapi ingat Pak Yanto ini berlaku hanya untuk bulan ini saja lho.

5. Tulis email yang singkat dan to the point aja.
Tulislah email dengan singkat dan to the point saja. Biasanya orang akan jadi malas membaca jika dia sudah melihat emailnya terlalu panjang. Termasuk saya..hehehe :)

Dapatkanlah waktu dari penerima email untuk membaca keseluruhan email anda. lebih bagus email anda sudah selesai dibaca dalam waktu 30 detik sampai dengan 1 menit.

6. Katakan kepada pembaca anda (penerima email) bagaimana
menghubungi anda, terutama untuk melakukan order barang
yang anda jual.

Nah jangan lupa juga mencantumkan alamat kontak bagaimana seseorang menghubungi anda.
Ini penting untuk menghindari calon kastemer yang potensial hilang begitu saja.

Misalnya :"Untuk keterangan lebih lengkap silakan hubungi :
Budi
Bengkel Motor
Jl. Panglima Sudirman No 1 Jakarta
Tlp. 021-1234567
Fax. 021-1234567
Oleh : Kam Adi Dama

Tidak ada komentar: